Seni Memperhatikan
Paling suka baca tulisannya Anis Matta, bait-bait nya penuh pencerahan. Salah satu artikel menariknya. Sulit untuk berusaha memperhatikan tanpa ingin diperhatikan. Sebagian orang pasti sangat butuh untuk diperhatikan apalagi oleh pasangan hidupnya. Tapi Berusaha selalu memberi perhatian kepada orang yang kita cintai adalah jalan untuk menjadi pecinta sejati. saya tidak terlalu pandai merangkai kata...artikel dibawah ini semoga bisa memberikan warna....
Kalau cinta adalah memeberi, maka pemberian pertama seorang pecinta sejati adalah perhatian. Kalau kamau mencintai seseorang, kamu harus memberi perhatian penuh pada orang itu. Perhatian yang lahir dari lubuk hati paling dalam, dari keinginan tulus untk memberikan apa saja yang diperlukan oleh orang yang kita cintai untuk menjadi lebih baik dan berbahagia karenanya.
Perhatian adalah pemberian jiwa...semacam penampakan emosi yang kuat dari kenginan baik kepada orang yang kita cintai. Tidak semua orang memiliki kesiapan mental untuk memperhatikan, tidak semua juga yang memiliki kesiapan mental memiliki kemampuan untuk terus memperhatikan.
Memperhatikan adalah kondisi dimana kita keluar dari dalam diri menuju orang lain yang ada diluar diri. Hati dan fikiran sepenuhnya tertuju pada orang yang dicintai.itu tidak sesederhana yang kita bayangkan. Mereka yang bisa keluar dari dalam dirinya adalah orang yang sudah terbebas secara psikologis yaitu bebas dari kebutuhan untuk diperhatikan, mereka independen secara emosional,kenyamana psikologis itu bersumber dari perhatian orang lain terhadap dirinya. Dan itulah musykilnya, sebab sebagian besar orang lebih banyak terkungkung dalam dirinya sendiri, mereka tidak bebas secara mental, mereka lebih suka diperhatikan daripada memperhatikan,itulah sebabnya mereka gagal mencintai.
Itulah kekuatan para pecinta sejati : bahwa mereka adala pemerhati yang serius. Mereka memperhatikan orang-orang yang mereka cintai secara intens dan menyeluruh. Mereka berusaha secara terus menerus untuk memahami latar belakang kehidupan sang kekasih, menyelidiki seluk beluk persoalan hatinya, mencoba menemukan karakter jiwanya, mendefinisikan harapan-harapan dan mimpi-mimpinya, dan mengetahui kebutuhan-kebutuhannya untuk sampai kepada harapan2nya.
Para pemerhati yang serius biasanya lebih suka mendengar daripada didengarkan. Mereka memiliki kesabaran yang cukup untuk mendengar dalam waktu yang lama. Kesbaran itulah yang membuat orang betah dan nyaman menumpahkan isi hatinya kepada mereka.
Tapi disni juga tersimpan sesautu yan teramat agung dari rahasia cinta. Rahasia tentang pesona jiwa para pecinta. Kalau kamu terbiasa memperhatikan kekasih hati mu, secara perlahan-lahan dan tanpa ia sadari ia akan tergantung pada perhatian mu. Secara psikologis ia akan sangat menikmati saat-saat diperhatikan itu. Bila suatu saat perhatian itu hilang, ia akan merasakan kehilangan yang sangat. Perhatianmu itu niscaya akan menyiksa jiwanya dengan rindu saat kamu tidak berada disisnya. Mungkin ia tidak mengatakannya...Tapi ia pasti merasakannya.


No comments:
Post a Comment